Selasa, 30 April 2013

Makna Shalat


Shalat adalah do’a dan perbuatan Tunduk serta Patuh terhadap Allah SWT Pemilik seluruh alam semesta ini, yang dimulai dengan Takbiratul ikhram dan diakhiri dengan Salam, perbuatan yang dimaksud adalah gerakan-gerakan dalam shalat seperti berdiri, ruku’, sujud, duduk, dan gerakan-gerakan lain yang dilakukan dalam shalat, menurut syarat-syarat yang telah ditentukan, bertujuan untuk bersujud tunduk dan ruku hanya Kepada Allah Yang Maha Besar yang Memiliki Segalanya.
Allah SWT menciptakan kita sebagai makhluk yang sempurna dibanding makhluk lainnya, Ibadah Shalat yang dilakukan dengan khusuk adalah Shalat yang berakibat baik terhadap orang yang melaksanakannya, dengan mendirkan Shalat ketaatan kita terhadapnya semakin meningkat, dengan mendirikan Shalat keyakinan kita terhadap-Nya semakin kuat, dengan mendirikan Shalat kita tidak lagi melakukan perbuatan keji dan munkar, karena hati dan pikiran selalu ingat akan kebesaran-Nya, sehingga takut untuk berbuat dosa sekecil apapun.

Dengan sepenuh jiwa dan sepenuh khusuk di hadapan-Nya, Ikhlas hati berserah diri pada-Nya, hati yang hadir dalam berdzikir, berdo’a dan memujinya inilah ruh atau jiwa shalat yang benar, seperti Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Toha Ayat 14, berikut ini,

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي
Innanii anaa allaahu laa ilaaha illaa anaa fau'budnii wa-aqimi alshshalaata lidzikrii

Artinya : “Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (QS. Toha : 14)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar