Shalat adalah do’a dan perbuatan Tunduk serta Patuh
terhadap Allah SWT Pemilik seluruh alam semesta ini, yang dimulai dengan Takbiratul
ikhram dan diakhiri dengan Salam, perbuatan yang dimaksud adalah
gerakan-gerakan dalam shalat seperti berdiri, ruku’, sujud, duduk, dan
gerakan-gerakan lain yang dilakukan dalam shalat, menurut syarat-syarat yang
telah ditentukan, bertujuan untuk bersujud tunduk dan ruku hanya Kepada Allah
Yang Maha Besar yang Memiliki Segalanya.
Allah SWT
menciptakan kita sebagai makhluk yang sempurna dibanding makhluk lainnya, Ibadah
Shalat yang dilakukan dengan khusuk adalah Shalat yang berakibat baik terhadap
orang yang melaksanakannya, dengan mendirkan Shalat ketaatan kita terhadapnya
semakin meningkat, dengan mendirikan Shalat keyakinan kita terhadap-Nya semakin
kuat, dengan mendirikan Shalat kita tidak lagi melakukan perbuatan keji dan
munkar, karena hati dan pikiran selalu ingat akan kebesaran-Nya, sehingga takut
untuk berbuat dosa sekecil apapun.
Dengan sepenuh
jiwa dan sepenuh khusuk di hadapan-Nya, Ikhlas hati berserah diri pada-Nya,
hati yang hadir dalam berdzikir, berdo’a dan memujinya inilah ruh atau jiwa
shalat yang benar, seperti Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Toha Ayat 14,
berikut ini,
إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي
Innanii anaa allaahu
laa ilaaha illaa anaa fau'budnii
wa-aqimi alshshalaata lidzikrii
Artinya :
“Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka
sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku.” (QS. Toha : 14)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar